Sering Berbelanja Barang Online? Hindari Barang Palsu!

Membeli barang secara online kini memang sedang menjadi tren. Selain mudah dan praktis, Anda tidak perlu menghabiskan waktu hanya untuk memilih barang yang dicari dari toko ke toko. Cukup dengan membuka beberapa website online, kemudian membandingkan harga, maka Anda bisa langsung melakukan transaksi.

Tak heran jika banyak orang, terutama yang sibuk dan tidak mempunyai waktu banyak. Kaum selebritis dan pejabat pun tidak ketinggalan mengikuti model berbelanja seperti ini.

belanja-online

Sebenarnya, tidak masalah. Hanya saja, karena bisnis online ini tidak mempertemukan secara langsung antara pembeli dan penjual, termasuk barang yang dijual tidak dapat dilihat secara langsung, maka transaksi dengan model ini sering rentan dengan aksi penipuan. Sudah banyak korban berjatuhan hanya karena tertipu bahwa barang yang dikirim palsu, tidak sesuai dengan kesepakatan sebelumnya.

Hal ini semakin diperparah dengan tingkat proteksi hukum untuk transaksi online. Tidak banyak kasus penipuan secara online yang akhirnya terselesaikan dengan korban sebagai pemenangnya. Oleh karena itu, jika Anda termasuk salah satu penggemar belanja online, perlu untuk mewaspadai hal tersebut.

Terapkan cara-cara berikut ini agar Anda tidak tertipu dengan barang palsu.

1. Jangan Tergiur Harga Murah

Perlu diingat, barang branded asli tidak akan memberikan harga murah. Sebab, harga mahal yang ditetapkan sudah sepadan dengan kualitas yang diberikan. Oleh karena itu, jika ada seseorang yang menawarkan harga murah untuk sebuah produk asli branded, jangan pernah percaya! Ini merupakan modus klasik yang sering digunakan online shop untuk menggaet konsumen.

Dan, sayangnya, sampai saat ini, masyarakat kita tetap masih tergoda dengan harga murah. Percayalah, tidak ada barang berkualitas yang dipatok harga murah. Semua kualitas pasti berbanding lurus dengan harga yang diberikan.

2. Cek Surat Bukti Keaslian Barang

Untuk beberapa barang branded asli, biasanya ada surat bukti keaslian dari barang tersebut yang dikeluarkan produsen. Nah, sebagai pembeli cerdas, jangan sungkan untuk mengecek adanya surat bukti keaslian barang tersebut. Jika tidak ada atau ada namun sang penjual memberikan alasan apa pun yang pada akhirnya tidak menunjukkan surat tersebut, Anda perlu waspada. Akan lebih baik jika menunda keinginan untuk membeli barang branded tersebut daripada Anda akan mengalami kerugian di kemudian hari karena terbukti barang tersebut adalah barang palsu.

3. Simpan Semua Bukti Transaksi

Mengeluarkan uang banyak, termasuk membeli barang branded asli, haruslah dengan tanda bukti. Simpan semua tanda bukti tersebut, seperti kuitansi atau bukti transfer yang sudah Anda lakukan. Sehingga, jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, Anda bisa menjadi tanda bukti tersebut sebagai pendukung saat di pengadilan.

Jangan lupa pula untuk menyimpan semua bukti obrolan saat transaksi terjadi. Ingat, berbelanja online hanya mengandalkan tulisan dalam chat dan telepon atau sms. Oleh karena itu, simpan baik-baik semua hal tersebut sebagai pegangan Anda di kemudian hari.

4. Jangan Terpengaruh dengan Testimoni

Memang, biasanya pembeli akan memberikan testimoninya kepada penjual online tentang pengalamannya membeli di tempat tersebut. Pastinya, ada yang memberikan testimoni baik, ada pula yang buruk. Pada umumnya, pembeli pemula akan melihat testimoni ini untuk melihat kualitas sebuah online shop. Sebenarnya, cara ini tidak salah.

Hanya saja, Anda jangan hanya berpatokan pada testimoni ini saat menentukan online shop terpercaya. Saat ini, sudah banyak penjual yang membuat testimoni palsu di websitenya. Sehingga, yang muncul di website tersebut hanya testimoni baik-baik saja. Oleh karena itu, jangan asal percaya dengan testimoni yang ada. Silakan mencari bukti lain bahwa website tersebut memang benar-benar dapat dipercaya dengan produk aslinya.

5. Mintalah Foto dari Barang Asli Tersebut

Biasanya, di sebuah website sudah dipajang foto dari barang yang dijual. Nah, jika Anda tertarik salah satunya, tidak ada salahnya jika Anda minta foto dari berbagai sudut dari barang asli tersebut. Dengan kata lain, buktikan bahwa barang tersebut benar-benar ia miliki.

Selain itu, dengan mengamati secara detail setiap sudut barang tersebut, Anda dapat melihat keasliannya. Tentu saja, dalam hal ini, Anda perlu mengetahui ciri-ciri barang yang asli dan palsu. Dengan begitu, Anda dapat dengan mudah menemukan cirinya dengan melihat beberapa foto yang diberikan penjual.

6. Utamakan Sistem COD

Banyak sistem pembayaran yang ditawarkan oleh online shop, mulai dari transfer hingga COD. Namun, apa pun itu, akan lebih aman jika Anda lebih memilih sistem transaksi COD (cash on delivery), yaitu Anda bertemu langsung dengan penjual, kemudian melihat barang, serta melakukan pembayaran di tempat. Dengan cara seperti ini, Anda bisa langsung mengecek keaslian barang dan terhindar dari kasus penipuan yang saat ini sedang marak terjadi.

7. Gunakan Jasa Pihak Ketiga

Ini merupakan solusi lain jika sistem COD tidak mungkin dilakukan (karena jaraknya terlalu jauh). Gunakan jasa pihak ketiga, seperti rekening bersama. Dalam sistem ini, uang yang Anda transfer akan ditahan terlebih dahulu oleh pihak ketiga sampai barang sampai di tempat Anda dan dicek keasliannya. Jika semua sudah sesuai dengan pesanan, baru uang akan dicairkan oleh pihak ketiga kepada penjual. Dengan sistem ini, Anda akan merasa lebih aman dalam bertransaksi, terlebih untuk barang branded asli yang pastinya harganya selangit.

Itulah beberapa cara yang bisa Anda lakukan agar Anda terhindar dari pembelian barang palsu. Waspada sebelum membeli akan lebih baik daripada menyesal di kemudian hari. Barang asli bukanlah barang murah, sehingga Anda perlu berhati-hati saat mengeluarkan uang untuk keperluan ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *