3 Kota dengan Pertumbuhan Harga Tanah dan Bangunan Tercepat di Indonesia

Anda ingin mempersiapkan masa depan yang lebih gemilang? Sudah punya tabungan? Kenapa tidak memilih investasi saja? Investasi adalah salah satu pilihan tepat untuk menghadapi kondisi keuangan yang tak menentu zaman sekarang. Dan, salah satu produk investasi yang bisa Anda pilih adalah investasi properti, katakanlah jual beli tanah atau membuat kontrakan.

kota dengan pertumbuhan harga tanah bangunan

Investasi properti banyak dipilih untuk menghadapi dampak inflasi yang menggila. Makanya, tak heran, banyak sekali para hartawan ini memilih jual beli aset ini untuk mengamankan aset dan kekayaannya dari gerusan dampak inflasi. Dengan mengelola sebaik-baiknya investasi properti, tentu Anda terhindar dari susah payah melakukan pekerjaan berat dan lembur yang tak kunjung usai. Anda akan lebih mudah untuk mengumpulkan pundi-pundi rupiah melalui pilihan ini.

Namun, yang harus Anda tahu, bisnis dengan keuntungan besar ini pastilah memiliki resiko yang sebanding dengan modal  yang harus Anda keluarkan. Oleh karenanya, jika Anda tidak berhati-hati maka tidak menutup kemungkinan Anda dapat mengalami kerugian yang tentu akan sangat disesalkan. Selain keberanian Anda untuk melangkahkan kaki terjun ke dalam bisnis ini, Anda juga perlu mempersiapkan strategi yang akan Anda jalankan. Mulai dari perencanaan yang matang, pemilihan lokasi berinvestasi, dan beberapa faktor lainnya.

Strategi Memulai Bisnis Properti

Dalam artikel “3 kota dengan pertumbuhan harga tanah dan bangunan tercepat di Indonesia” kali ini, sebelumnya akan disampaikan beberapa strategi yang bisa Anda pahami dan praktekkan untuk memulai bisnis properti. Beberapa diantaranya adalah

1. Pilih Lokasi Yang Strategis

Untuk itulah, Anda memerlukan data terkait informasi tentang  3 kota dengan pertumbuhan harga tanah dan bangunan tercepat di Indonesia guna memulai bisnis Anda. Lokasi adalah salah satu faktor yang sangat menentukan tingkat keberhasilan investasi properti Anda. Untuk itu, dalam mengambil keputusan, Anda harus mempertimbangkannya dengan bijaksana.

Sebagai contoh, misal Anda ingin memulai bisnis rumah, Anda perlu memilih pembeli yang end user. Biasanya pembeli tipe ini, akan tinggal lama dan tidak dipungkiri bisa juga mengajak kenalan atau teman-temannya untuk membeli rumah di lokasi yang sama. Jika hal itu terjadi, maka Anda dapat memangkas biaya promosi, karena promosi dari mulut ke mulut saat ini adalah promosi yang paling efektif karena melibatkan emosional pembeli.

Untuk penentuan lokasi rumah, usahakan yang memiliki akses mudah ke sarana-sarana umum seperti  akses transportasi mudah, terdapat fasilitas pendidikan, olahraga , dan kesehatan yang memadai, serta dekat dengan pusat pemerintahan, dan memiliki tingkat keamanan yang terpercaya.

2. Cari Developer Yang Baik

Dalam menjalin kerja sama dengan pihak developer, Anda dapat melihat track-reccord mereka sebelumnya. Selain itu, beberapa point penting yang bisa dijadikan pertimbangan adalah segi pengalaman yang sudah mumpuni di bidang ini, kualitas SDM yang tinggi, dan dapat menjamin margin error yang rendah.

Anda juga perlu berhati-hati, karena semakin besar peluang investasi properti yang Anda buka ini, tentu akan menarik minat pihak developer untuk ikut berpasrtisipasi. Namun, untuk kawasan baru, sebaiknya Anda tidak berspekulasi dengan memilih developer yang baru, lebih disarankan Anda menjalin kerjasama dengan mereka yang sudah memiliki banyak pengalaman di bidangnya.

3. Fasilitas yang Lengkap

Poin ketiga yang harus Anda perhatikan dalam menjalankan bisnis ini adalah kelengkapan fasilitas yang ada. Setiap orang pasti menginginkan berbagai kemudahan dalam hidupnya. Untuk itu, berikan fasilitas yang menunjang lokasi properti Anda dan yakinkan bahwa mereka akan lebih nyaman dengan kelengkapan fasilitas yang ada, meskipun mungkin harganya akan sedikit lebih mahal.

Namun, itu akan sebanding dengan yang mereka dapatkan kemudian. Selain demi kenyamanan pembeli, Anda pun dapat memperoleh peluang lagi untuk mengembangkan bisnis Anda dengan membuka lahan bisnis lainnya, seperti toko atau fasilitas penunjang lainnya.

Jenis Investasi Bidang Properti oleh Individu

Nah, setelah tadi dibahas bagaimana strategi untuk memulai bisnis di bidang properti, kali ini akan lebih spesifik lagi membahas tentang jenis-jenis investasi bidang properti yang bisa dilakukan oleh individu. Jadi, tenang saja, untuk memulai investasi demi masa depan Anda, Anda pun tidak diharuskan mempunyai perusahaan properti dulu. Beberapa jenis produk properti di bawah ini bisa Anda lakukan untuk memulai investasi :

1. Membeli Tanah

Membeli dan investasi tanah selalu menguntungkan dan dikatakan sebagai jenis investasi yang mudah. Yang terpenting dari hal ini adalah ketika Anda harus benar-benar memastikan legalitas tanah tersebut dan status hukumnya sebelum bisa menjadi milik Anda supaya tidak terjadi masalah di kemudian harinya.

Investasi tanah kosong memiliki keuntungan yakni minim biaya yang dikeluarkan untuk perawatan. Anda dapat memilih lokasi yang strategis untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal. Sedangkan untuk kekurangannya, biasanya tanah yang luas akan susah untuk dijual. Anda dapat mengkaplingnya karena menjual tanah kavling relatif lebih mudah untuk dilakukan.

2. Investasi Bangunan

Bangunan disini bisa dalam bentuk apartemen, ruko, toko, ataupun kios. Yang perlu diperhatikan dalam investasi bangunan ini adalah lokasi yang Anda pilih. Selain itu, jika apartemen, maka Anda juga harus menjalin hubungan yang baik dengan manajemen gedung supaya bisnis Anda lancar.

Nah, sekarang kita akan masuk ke daftar 3 kota dengan pertumbuhan harga tanah dan bangunan tercepat di Indonesia, kota mana saja itu? Inilah daftarnya!

1. Jakarta

Ibukota Indonesia menempati urutan pertama dari 3 kota dengan pertumbuhan harga tanah dan bangunan tercepat di Indonesia. Hal ini tentu tidak mengherankan karena selain sebagai pusat pemerintahan, kota ini adalah pusat bisnis yang menjanjikan. Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi yang terjadi di kota itu pun pada akhirnya akan mempengaruhi pergerakan harga properti.

2. Surabaya

Kota kedua yang masuk daftar ini adalah kota Surabaya.Di Surabaya perkembangan industri berkembang dengan baik, sehingga itulah yang mempengaruhi pertumbuhan harga tanah dan bangunan yang terletak di sana.

3. Tangerang

Tangerang memiliki kemudahan akses yang menjadi faktor pendukung kenyamanan masyarakat disini. Maka tak heran, jika harga tanah dan bangunan yang ada di Tangerang sangat fluktuatif, bahkan bisa mencapai 10% tiap tahunnya.

Jadi, setelah Anda siap dengan investasi, di kota manakan Anda akan berbisnis?

Semoga berhasil!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *